PMR SMPN 4 Bandar Lampung
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Maret 2009

Posko Kesehatan dan Mobilisasi Ambulans PMI untuk Pemilu 2009

Menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2009, Palang Merah Indonesia (PMI) secara nasional menyiapkan jejaringnya untuk mendirikan posko kesehatan dan memobilisasi ambulans untuk memberikan pertolongan pertama dan bantuan kesehatan lainnya. Posko kesehatan dan ambulans PMI akan disiapkan bagi masyarakat yang terlibat dalam kegiatan kampanye pemilu yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.
Agar pelayanan ini berjalan efektif, maka posko kesehatan dan ambulans PMI akan dilakukan sedekat mungkin dengan peserta kampanye pemilu, terutama yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
“Posko kesehatan dan ambulans akan kami lakukan di lokasi-lokasi kampanye pemilu dan terutama yang diperkirakan akan berkumpul massa dalam jumlah besar,” kata Ketua Umum PMI Mar’ie Muhammad. Mar’ie Muhammad menambahkan, posko kesehatan dan ambulans ini dikerahkan sebagai sarana pertolongan pertama dan transportasi bagi mereka yang membutuhkan untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.
Posko kesehatan dan mobilisasi ambulans PMI akan dilakukan selama kampanye Pemilu 2009 yaitu tanggal 16 Maret hingga 5 April 2009. Setiap posko kesehatan akan didukung dengan 1 unit ambulans, peralatan pertolongan pertama, tandu, dan 2 personil relawan yang bertugas untuk memberikan pertolongan pertama. Untuk mengadakan pelayanan kesehatan ini PMI berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), dan sejumlah instansi terkait lainnya seperti kepolisian, pemadam kebakaran, puskesmas, dan rumah sakit.
Selain ditempatkan di lokasi-lokasi rawan ramai, PMI juga menyiagakan tim pertolongan pertama beserta ambulansnya di kantor cabang PMI. Untuk kegiatan ini PMI menyiagakan 310 armada ambulans yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk armada yang akan dimobilisasi di lokasi-lokasi kampanye pemilu.
Untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan bantuan selama kampanye Pemilu 2009, PMI Pusat membuka Call Center Posko PMI untuk Pemilu 2009 dengan nomor 021-33 777 777 selama 24 jam.
Hingga saat ini PMI memiliki sekitar 56.000 relawan yang tersebar di Indonesia dengan kemampuan memberikan pertolongan pertama dan basic life support. Selain itu PMI juga mempunyai 180 tenaga medis dan paramedis yang tergabung dalam Tim Aksi Medis atau Medical Action Team (MAT) yang dapat memberikan emergensi darurat di lokasi bencana dan konflik.
Untuk informasi selanjutnya, dapat menghubungi: Aswi Reksaningtyas, Kepala Divisi Komunikasi Markas Pusat PMI, Tlp. 021-799 2325, ext. 221 atau Ria Thahir, Kepala Sub Divisi Komunikasi Markas Pusat PMI, Tlp. 021-799 2325, ext. 201. Kontak Media: Aulia Arriani, Hp. 0816 795 379.

Sabtu, 24 Mei 2008

Peringati Hari Palang Merah Sedunia, PMI bersihkan Pantai Purus Padang

Memperingati Hari Palang Merah Sedunia yang ke 145, Kamis 8 Mei 2008, Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Long March dan Bhakti sosial membersihkan pantai Purus yang diikuti oleh sekitar 300 anggota PMI yang terdiri dari Pengurus, Korp Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), Palang Merah Remaja (PMR).
“Saat melaksanakan Long March sejauh 2 km menuju pantai Purus tempat dilaksanakan kegiatan bhakti sosial kebersihan, sepanjang perjalanan kami melakukan penyebarluasan informasi tentang PMI melalui pembagian leaflet dan pemasangan spanduk”, ungkap Eko Suhadi, Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Hari Palang Merah Sedunia PMI Daerah Sumatera Barat. Seperti yang dicanangkan oleh Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) bahwa tema sentral peringatan yang diusung tahun ini tidak berbeda dengan tema tahun lalu yaitu “Bersama untuk Kemanusiaan” (Together for Humanity). PMI menyesuaikan tema tersebut dengan menitikberatkan pada pengurangan penderitaan manusia akibat dampak perubahan iklim global seperti bencana alam, rawan pangan, dan wabah penyakit.
“Kegiatan kebersihan lingkungan yang kami lakukan bersama masyarakat di Pantai Purus adalah salah satu upaya menghindari risiko dampak perubahan iklim”, ungkap Eko selanjutnya.
Pada sambutan upacara peringatan, Ketua PMI Daerah Sumatera Barat, dr. Nazzaroeddin Bakar, MPH. mengemukakan; “Sekarang bagaimana melakukan tindakan kongkret untuk membantu masyarakat terutama lapisan bawah yang rentan, serta membutuhkan bantuan”. “Tindakan kongkret tersebut harus dijauhkan dari pandangan masyarakat yang dianggap sebagai kegiatan seremonial belaka. Dalam artian, kegiatan sosial yang dilangsungkan PMI tidak hanya sekedar seremonial, tetapi seharusnya dipolakan bersama masyarakat sehingga menjadi kegiatan yang melembaga”, tambah Nazzaroeddin.
Di tingkat pusat peringatan Hari Palang Merah Sedunia, PMI dan masyarakat melakukan Gerakan Bersih Lingkungan di Kelurahan Petamburan Jakarta Pusat, Kamis (8/5). Kegiatan ini merupakan upaya PMI membantu masyarakat dari dampak kesehatan akibat perubahan iklim. Perlu diketahui, peringatan Hari Palang Merah Sedunia Tahun 2008 dengan tema serupa dilaksanakan oleh hampir semua PMI Cabang dan Daerah di seluruh Indonesia dengan kegiatan yang beragam.

PMI Serahkan Donasi 10.000 Dolar AS untuk Korban Gempa China

Untuk membantu korban bencana gempa bumi di Cina, Palang Merah Indonesia (PMI) menyerahkan donasi sebesar 10.000 Dolar AS kepada Palang Merah Cina (Red Cross Society of China) melalui Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina (RRC) di Jakarta, pada Jumat (16/5).
Penyerahan donasi dilakukan oleh Ketua Umum PMI, Mar’ie Muhammad, kepada Kuasa Hukum Dagang Kedutaan RRC, Yang Ling Chu, dan disaksikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PMI, Rachmat Ahadijat. “Hubungan antara PMI dan Palang Merah Cina sangat erat. Palang Merah Cina juga telah banyak membantu PMI hampir di setiap bencana yang terjadi di Indonesia,” kata Ketua Umum PMI, Mar’ie Muhammad. Ditambahkan Mar’ie Muhammad, diharapkan donasi ini akan dapat membantu mengurangi penderitaan para korban bencana gempa. “Kami juga menyatakan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah dan Palang Merah Cina yang secara cepat turun menangani bencana ini,” katanya.
Sementara itu Kuasa Hukum Kedutaan RRC, Yang Ling Chu, menyatakan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada PMI atas donasi ini. Dijelaskannya bahwa meski bencana ini tergolong besar, pemerintah maupun Palang Merah Cina terus berupaya untuk membantu masyarakat yang menjadi korban. “Kami mengajak masyarakat untuk saling membantu agar kita bersama bisa mengatasi bencana ini,” kata Yang Ling Chu.
PMI dan Palang Merah Cina telah bekerjasama dalam kegiatan kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Indonesia. Palang Merah Cina sebelumnya telah memberikan bantuan bagi korban bencana tsunami NAD dan Nias Desember 2004, banjir di Jakarta dan sekitarnya, gempa Yogyakarta dan Jawa tengah, serta gempa Bengkulu pada 2007 lalu melalui PMI.
Gempa bumi yang mengguncang Propinsi Sichuan, Senin (12/5), merupakan gempa terburuk yang melanda Cina setelah gempa di Tangshan pada 1976 lalu. Sejauh ini gempa telah menyebabkan sekitar 19 ribu orang meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya masih dinyatakan hilang.

Minggu, 11 Mei 2008

Avian Influenza

Kegiatan Sosialisasi Relawan PMI Lampung tentang Tanggap Flu Burung



Setiap bulan PMI Cabang Kota Bandar Lampung mengadakan sosialisasi ke beberapa kecamatan yang ada di kota Bandar Lampung yang bertujuan untuk lebih mengenalkan kepada masyarakat tentang Tanggap Flu Burung. Kegiatan tersebut dilaksanakan PMI dalam upaya mengenalkan H5N1 virus dari flu burung.


PMI kerjasama dengan Palang Merah Amerika (ARC) merekrut relawan-relawan diseluruh Indonesia umumnya dan di Kota Bandar Lampung khususnya dalam mensosialisasikan Tanggap Flu Burung. Disini para relawan terjun langsung kemasyarakat dan ke sekolah-sekolah yang ada di Bandar Lampung.


Apa itu Flu Burung ?


Flu Burung adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza yang menyerang unggas ( ayam, burung, itik ). Virus ini memiliki banyak tipe, namun tipe yang menyerang unggas saat ini adalah tipe H5N1. Virus tipe H5N1 dapat menular dari unggas ke unggas, bahkan dapat menular dari unggas (burung) ke manusia.




Bagaimana Cara Penularannya?




ada 2 cara penularan flu burung, yaitu :



  • Kontak Langsung

  • Kontak tidak langsung

Kontak Langsung :


Kontak langsung dengan unggas yang sakit/mati


Kontak langsung dengan tinja/cairan unggas yang terserang flu burung.


Kontak tidak Langsung :


Kontak dengan udara yang tercemar flu burung.


Virus yang terbawa oleh orang yang datang dari daerah yang terjangkit, melalui sepatu, baju, perkakas (sekop, peti telur, cangkul) dan alat transportasi (sepeda pengangkut ayam, ban sepeda, dll)




Bagaimana Gejalanya?




Pada Manusia :



  • Panas tinggi, lebih dari 38 derajat Celcius.

  • Batuk dan sakit tenggorokan.

  • Sakit Kepala dan sakit otot

  • Hidung meler dan sesak napas


Pada Unggas :



  • Lemas dan tidak bertenaga

  • Jengger bengkak/kebiruan/berdarah

  • Pendarahan titik pada otot

  • Pendarahan pada kaki, seperti habis dikerok

  • Pendarahan titik (ptechie) pada kaki

  • Kulit perut yang tidak ditumbuhi bulu berwarna biru keunguan (sianosis).

  • Bulu-bulu berguguran

  • Diare, menggigil dan mengeluarkan air mata

  • Kematian tinggi



Bagaimana Pencegahannya?




Pada Manusia :



  1. Jangan sentuh unggas yang sakit/mati

  2. Cuci tangan dengan sabun setelah memegang/membersihkan unggas

  3. Masak daging ayam dan telur sampai benar-benar matang

  4. Jauhkan kandang unggas dari rumah/tempat tinggal

  5. Jangan biarkan anak-anak bermain/memegang unggas

  6. Pelihara gaya hidup sehat, makan teratur, berolahraga, hindari rokok dan jaga sirkulasi udara

  7. Segera periksa ke Dokter/Puskesmas terdekat apabila mengalami gejala flu dan beritahu petugas kesehatan bahwa Anda melakukan kontak dengan unggas sebelumnya


Pada Unggas :



  1. Selalu kandangkan unggas

  2. Pisahkan kandang unggas berdasarkan jenisnya : ayam dengan bebek/itik, karena bebek/itik bisa membawa virus tanpa menunjukkan gejala sakit

  3. Pilih/beli ayam baru yang sehat

  4. Pisahkan unggas yang baru dengan unggas lama pada saat setelah dibeli

  5. Segera pisahkan unggas apabila ada unggas yang terlihat sakit

  6. Bersihkan kandang, peralatan dan daerah sekitar setiap hari

  7. Beri vaksin pada unggas secara teratur.





INGAT .......!!!!


Segera periksa ke PUSKESMAS/Dokter terdekat apabila mengalami gejala flu dan beritahu petugas kesehatan bahwa Anda melakukan kontak dengan unggas sebelumnya.





Foto-foto Kegiatan Sosialisasi Tanggap Flu Burung





Kunjungan ARC dan PMI Pusat Ke Bandar Lampung






Relawan PMI Bandar Lampung sedang berkomunikasi dengan masyarakat







Relawan PMI Bandar Lampung memberikan Informasi kepada Siswa-siswi



Anak-anak yang sedang bermainpun asik melihat pamflet yang dibagikan relawan